Ini Dia 4 Nasihat Seth Godin untuk Penulis Buku

Ini Dia 4 Nasihat Seth Godin untuk Penulis

Seorang penulis bestseller internasional, Seth Godin, memberikan nasihat berharganya. Silakan kunjungi artikel ini dan ini untuk membaca versi aslinya. Ada puluhan saran dari pakar marketing ini di sana. Di sini, kuambil empat aja yang paling sukses membuatku ternganga. Baca lebih lanjut

Iklan

Sidik Nugroho: Endorsement Buku, Buat Apa?

Sidik Nugroho bicara Endorsement Buku

Sidik Nugroho (dokumen pribadi)

Suatu hari, aku membaca status Facebook dari salah satu guru penulisanku, Sidik Nugroho. Penulis fiksi-nonfiksi produktif yang juga guru sekolah ini membahas endorsement di buku. Dia dalam posisi kontra soal itu. Wah, menarik, nih! Ternyata, ada juga orang yang nggak silau oleh endorsement. Aku pun mengajukan wawancara untuk menggali sudut pandangnya. Baca lebih lanjut

Stan Lee, Bukti Komik Pun Bisa Bernilai Miliaran Dolar

Stan Lee (Stanley Martin Lieber)

[gambar dipinjam dari Parade.com]

Senin kemarin, kita dikejutkan oleh berita meninggalnya tokoh besar perkomikan internasional. Warisan utama Stanley Martin Lieber, atau beken disapa Stan Lee, untuk dunia adalah tokoh-tokoh buah dari daya khayalnya: Spiderman, Hulk, Ironman, X-Men, dan kawan-kawan. Aku bukan penggemar komik-komik superhero, tapi sedih juga nggak bisa lihat lagi bapak berwajah jenaka itu nongol sebagai kameo di film-film produksi Marvel. Baca lebih lanjut

Beginilah Gambaran Risiko Jadi Penulis, Siap?

Alkisah, seseorang ingin jadi penulis. Dia pun memulai dari media daring, seperti media sosial (Facebook, Twitter, Google+, Instagram, dll.), blog (WordPress, Blogspot, Tumblr, dll.), platform storytelling (WattPad, Storial, dll.). Sesekali, dia juga mencoba mengirim tulisan ke media cetak.

Beginilah Gambaran Risiko Jadi Penulis, Siap? Baca lebih lanjut

Dicari! Cara Elegan yang Efektif untuk Mempromosikan Buku

Mencari cara untuk menjual buku secara kreatif dan eleganTerus terang, yang paling kubenci dari menerbitkan buku baru adalah marketingnya. Tahu dong, penulis nggak boleh berpangku tangan menyerahkan pemasaran bukunya kepada penerbit. Kita harus ikut membantu mempromosikannya dengan berbagai cara supaya hasil penjualannya lebih maksimal. Terus, gimana kalau kita nggak ada bakat ke situ? Atau, bila kita kurang pintar soal marketing?

Itulah yang aku alami. Aku ini murni orang produksi. Bagi orang-orang seperti aku, memarketingkan buku itu mudah diucapkan, tapi sulit dilaksanakan. Ada masukan begini, “Ya tinggal contek aja metode penulis-penulis lain dalam memasarkan buku barunya. Lakukan persis seperti itu.” Baca lebih lanjut