Thriller ID, Komunitas Pecinta Thriller

ThrillerID

Kenalkan nih, Thriller ID. Komunitas yang mengusung misi memopulerkan novel, film, serta komik bergenre thriller buat pembaca dan penonton Indonesia. Sejauh ini, mereka bergerak di dunia maya, khususnya blog, Twitter, dan Facebook. Tapi nggak tahu juga ya kalau mereka udah beberapa kali kopdar-kopdar cantik. Yang jelas, aku seneng banget ada komunitas seperti ini. Baca lebih lanjut

Iklan

Lomba Perhutani Green Pen Award Berhadiah Puluhan Juta

Perum Perhutani, salah satu BUMN di bidang kehutanan, mengadakan Perhutani Green Pen Award 3, dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia. Bentuknya sayembara cerita pendek (cerpen) tentang hutan dan lingkungan. Melalui lomba ini, diharapkan generasi muda Indonesia, terutama yang memiliki kemampuan menulis sastra, bisa peka dan peduli terhadap pelestarian hutan dan lingkungan.

Poster Lomba Cerpen "Perhutani Green Pen Award". Klik untuk membaca lebih jelas!

Poster Lomba Cerpen “Perhutani Green Pen Award”. Klik untuk membaca lebih jelas!

Baca lebih lanjut

Kutipan-kutipan di Novel Tiga Sandera Terakhir

Ini nih karya terbaruku. Tiga Sandera Terakhir, Sob! Di antara novel-novelku yang lain, inilah novel yang penggarapannya paling lama dan serius. Tentang apa sih Tiga Sandera Terakhir ini? Yang udah tahu pasti lancar jawabnya. Militer, thriller, aksi, laga, sejarah. Novel yang mengambil latar Papua, di era sekarang. Buat yang belum tahu, yaaaa… kenalan dulu, dong! Lewat beberapa quotes-nya boleh juga.

Tiga Sandera Terakhir di kafe. Foto oleh Luckty.

Foto oleh Luckty

Baca lebih lanjut

Tips Jualan Novel Non-Mainstream ala Ruwi Meita

Aku pernah mengikuti seminar penulisan yang salah satu pembicaranya seorang manager di Toko Buku Gramedia Surabaya. Yang bikin greget(an), ketika pembicara-pembicara lain sibuk menyemangati penulis, pembicara satu ini malah tega “menjatuhkan” mental penulis. Baca lebih lanjut

Jangan Jualan ke Teman atau Keluarga, Juallah ke Orang Asing

Pembelimu bukan orang terdekatmu, mereka justru orang asingSebagian dari kita mungkin berpendapat, pas kita membisniskan sesuatu, entah itu jasa atau barang, juallah ke orang terdekat. Biar aman. Misalnya, jual ke teman-teman sendiri atau saudara. Benarkah strategi ini? Menurut Jack Ma, pendiri dan pimpinan Grup Alibaba di China, itu justru langkah yang keliru!

Lho, kok bisa? “Ketika kamu jualan ke teman dekat atau keluarga, nggak peduli berapa hargamu, mereka akan cenderung merasa kamu berusaha mengambil uangnya. Tak peduli hargamu udah dimurah-murahkan, mereka tetap nggak akan menghargainya,” terang Jack Ma. Baca lebih lanjut