Sidik Nugroho: Endorsement Buku, Buat Apa?

Sidik Nugroho bicara Endorsement Buku

Sidik Nugroho (dokumen pribadi)

Suatu hari, aku membaca status Facebook dari salah satu guru penulisanku, Sidik Nugroho. Penulis fiksi-nonfiksi produktif yang juga guru sekolah ini membahas endorsement di buku. Dia dalam posisi kontra soal itu. Wah, menarik, nih! Ternyata, ada juga orang yang nggak silau oleh endorsement. Aku pun mengajukan wawancara untuk menggali sudut pandangnya. Baca lebih lanjut

Iklan

Orang Takkan Beli Kalau Tak Penasaran

Orang Takkan Beli Kalau Tak Penasaran

Rasa penasaran udah lama menjadi faktor penting yang membuat orang mau membeli suatu produk. Begitu juga produk buku. Apa menariknya buku yang semua isinya bisa ditebak? Apa menariknya buku yang nggak bikin penasaran? Melempem, Bro, Sis! Jadi PR kita, kalau mau buku laku, adalah bikin orang penasaran. Baca lebih lanjut

Jangan Jualan ke Teman atau Keluarga, Juallah ke Orang Asing

Pembelimu bukan orang terdekatmu, mereka justru orang asingSebagian dari kita mungkin berpendapat, pas kita membisniskan sesuatu, entah itu jasa atau barang, juallah ke orang terdekat. Biar aman. Misalnya, jual ke teman-teman sendiri atau saudara. Benarkah strategi ini? Menurut Jack Ma, pendiri dan pimpinan Grup Alibaba di China, itu justru langkah yang keliru!

Lho, kok bisa? “Ketika kamu jualan ke teman dekat atau keluarga, nggak peduli berapa hargamu, mereka akan cenderung merasa kamu berusaha mengambil uangnya. Tak peduli hargamu udah dimurah-murahkan, mereka tetap nggak akan menghargainya,” terang Jack Ma. Baca lebih lanjut

Dicari! Cara Elegan yang Efektif untuk Mempromosikan Buku

Mencari cara untuk menjual buku secara kreatif dan eleganTerus terang, yang paling kubenci dari menerbitkan buku baru adalah marketingnya. Tahu dong, penulis nggak boleh berpangku tangan menyerahkan pemasaran bukunya kepada penerbit. Kita harus ikut membantu mempromosikannya dengan berbagai cara supaya hasil penjualannya lebih maksimal. Terus, gimana kalau kita nggak ada bakat ke situ? Atau, bila kita kurang pintar soal marketing?

Itulah yang aku alami. Aku ini murni orang produksi. Bagi orang-orang seperti aku, memarketingkan buku itu mudah diucapkan, tapi sulit dilaksanakan. Ada masukan begini, “Ya tinggal contek aja metode penulis-penulis lain dalam memasarkan buku barunya. Lakukan persis seperti itu.” Baca lebih lanjut

Selamanya, Internet Butuh Konten (dan Pembuat Konten)

Para penulis sebenarnya cukup beruntung di era internet ini. Sekarang, hampir semua bisnis modern memanfaatkan internet, entah sebagai sarana branding, promosi, atau bahkan sebagai bisnis itu sendiri. Kita tahu, di internet, orang selalu butuh konten. Lebih-lebih konten dalam bentuk tulisan. Baca lebih lanjut