5 Tips Menulis Cerita Berlatar Masa Depan

En l'An 2000: rumah kelilingJean-Marc Côté dan beberapa seniman Prancis pada akhir abad 19 mencoba menggambarkan masa depan melalui 87 lukisan. Seri lukisan itu berjudul En l’An 2000 (Pada Tahun 2000). Problemnya, tahun 2000 udah lewat, dan ternyata hampir nggak satu pun gambaran suasana di lukisan itu yang benar-benar terwujud.

En l'An 2000: transfer ilmu pengetahuan

Bahkan mungkin kelihatan konyol imajinasi para pelukis itu. Tapi, jangan ketawa. Karena menerawang masa depan emang sulit. Pemikiran dan prediksi kita tentang masa depan pun bisa jadi juga konyol (di mata generasi setelah kita).

En l'An 2000: helikopter

Mengarang fiksi berlatar masa depan nggak pernah mudah. Selalu ada kejutan zaman di setiap generasi.

En l'An 2000: petani modern

Kejutan yang lewat dari pengamatan para pelukis itu, misalnya, teknologi integrated circucit (IC) atau microchip. Kita tahu, dengan IC, mesin-mesin bisa jadi lebih kecil. Jadi, nggak perlulah mesin pembersih lantai bentuknya segede dan seribet ini.

En l'An 2000: pembersih lantai

Kejutan berikutnya adalah dunia digital yang membuat tulisan, gambar, bahkan video bisa digandakan dan ditransfer dengan mudah. Sehingga di zaman digital, nggak perlulah Pak Pos repot melayang-layang begini cuma buat mengantarkan surat.

En l'An 2000: tukang pos udara

Belum lagi bila kita bicara drone, pesawat tanpa awak.

En l'An 2000: pertempuran udara

Kejutan zaman berikutnya? Entahlah. Namanya aja kejutan, pastinya sulit bagi kita (bahkan para futuris) untuk meramalkannya dengan akurat.

En l'An 2000: cukur rambut otomatis

Nggak usahlah bicara teknologi, bicara keadaan sosial, tren fashion, dan potongan rambut saja rasanya cukup mumet dan unpredictable.

En l'An 2000: penjahit instanTapi, kalau kamu tetap tertarik menulis kisah berlatar masa depan, perhatikan lima tips menulis cerita masa depan berikut ini:
En l'An 2000: meja rias otomatis

(1) Latar tahunnya jangan terlalu jauh dari sekarang. Karena keadaan 10-20 tahun ke depan lebih mudah diprediksi daripada 50 tahun ke depan. Tapi kalau niatmu jadi seekstrem pelukis-pelukis En l’An 2000 di abad 19 itu, atau Jules Verne, ya terserah juga, sih.

En l'An 2000: mesin penetas

(2) Pilih, utopia atau distopia. Utopia menceritakan dunia yang makin tertata dan teknologi yang kian maju. Mau inspirasi? Tontonlah cerita Avengers, Minority Reports, Transcendence, dll. Distopia sebaliknya, dunia diceritakan hancur, entah karena keserakahan manusia, teknologi yang keblinger, atau bencana. Contohnya, film Water World, Mad Max, Walking Dead, dll.

En l'An 2000: pemadam kebakaran(3) Riset, riset, riset. Mau tahun berapa pun ceritamu, utopia atau distopia, kamu harus merisetnya baik-baik supaya ceritamu jadi meyakinkan.

En l'An 2000: mobil tempur

(4) Gunakan imajinasi. Pejamkan matamu. Bayangkan dirimu berada di zaman itu. Bayangkan karakter teman-temanmu, rekan-rekan kerjamu, tetangga-tetanggamu. Bagaimana keseharian mereka? Apa keinginan umum dari orang-orang dalam suasana seperti itu?

En l'An 2000: pangkalan taksi udara

(5) Terakhir, mintalah pendapat futuris. Setiap bidang mempunyai futurisnya: ekonomi, teknologi, olahraga, militer, politik, feminis, dsb. Singkatnya, orang yang pakar di bidangnya dan mampu memprediksi apa yang akan terjadi di bidang itu. Kalau bisa, wawancarailah mereka untuk mencari ide atau mendeteksi kelemahan di cerita futuristikmu.

En l'An 2000: bus laut tenaga paus

Sederhana, bukan? Eh, nggak, ding! Nggak sederhana, tentunya. Tiap tipe cerita pasti punya kesulitan masing-masing. Seenggaknya, cobalah dulu. Kalau merasa nyaman mengekplorasi cerita berlatar masa depan, lanjutkan!

En l'An 2000: orkestra tunggal

Iklan

One thought on “5 Tips Menulis Cerita Berlatar Masa Depan

  1. Ping-balik: Steins;Gate, Penjelajahan Waktu ala John Titor | Blog Brahmanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s