Pembicara Seminar Bingung Menerbitkan Buku

Seorang motivator Jakarta yang baru saja menyelesaikan naskahnya tanya ke aku. Katanya, enaknya menerbitkan di penerbit atau self publish? Aku langsung menjawab: lewat penerbit saja, Pak. Lho, kenapa?

Karena penerbit punya editor yang nggak hanya membenahi ejaan, melainkan juga daya jual buku itu. Tapi, aku juga kasih catatan:

  • Proses penerbitan lewat penerbit konvensional itu lama. Berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.
  • Kalau mau cepet, topik buku itu harus yang lagi hot. Kalau temanya tipikal timeless atau bisa dibaca kapan saja tanpa kenal basi, biasanya penerbit nggak akan keburu nerbitinnya. Alias lama.
  • Penerbit bisa diajak cepet nerbitin (meski temanya timeless), ada syaratnya, Sob. Antara lain penulisnya musti udah punya massa. Misalnya dibuktikan dengan Twitter atau fanpage yang udah puluhan ribu pengikut. Penerbit mikirnya, “Banyak pengikut, berarti banyak calon pembeli buku. Nih buku harus segera terbit. Kalau perlu, nggak pakai diedit, langsung terbitin aja!”
  • Penerbit juga akan cepet nerbitin kalau ada kepastian penjualan. Umpamanya, “Buku ini akan di-bundling dengan seminar-seminar saya. Akan saya bagikan gratis ke semua peserta. Tapi sebelumnya, tiket seminar tentu saya naikkan 50.000 sebagai ongkos bukunya. Dalam sebulan, peserta seminar saya setidaknya 500 orang. Jadi, dalam setahun, 6.000 eksemplar buku diperkirakan ludes terjual hanya dari seminar. Toko buku belum diitung tuh!” Wah, pasti penerbit tertarik (di matanya tiba-tiba ada tulisan Rp Rp Rp, hehehe).

Mau menerbitkan sendiri sebenarnya lebih menantang. Tapi puyeng setengah mampus. Dan tambah puyeng kalau ternyata nggak kunjung balik modal, hehehe. Kecuali kalau nerbitinnya lewat e-book atau sistem Print on Demand. Itu bisa jauh mengirit modal awal.

Tapi tetep, aku menyarankan lewat penerbit konvensional dulu. Karena ada sistem seleksi di penerbit, ini akan menambah gengsi bagi penulis-penulis yang lolos seleksi tersebut. Apalagi kalau penerbitnya besar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s