Sebelum Kamu Hunting Buku

Lihat buku-buku di rak, katakanlah toko buku atau perpustakaan, kadang bikin pusing. Semua terasa lebih menarik dari yang lain. Akibatnya, justru mood untuk membaca atau membeli jadi surut. Untuk mengurangi peningmu, simak sedikit tips berikut.

Hal yang lazim dilakukan adalah seleksi berdasarkan sampul buku. Tentu sampul yang menarik akan lebih menggoda orang untuk menariknya dari rak. Tapi jangan stop di situ. Sampul buku juga punya banyak kisah. Di sana ada pengarang, judul, penerbit, sinopsis, dll.

Judul ibaratnya pintu masuk buku. Tiap judul memiliki sense yang berbeda-beda pada tiap orang. Jangan terjebak judul yang provokatif. Segera lanjutkan menengok sampul belakang buku, terkadang di sana kita biasa melihat sinopsis, juga komentar pakar-pakar yang telah membacanya. Paling nggak, ini bisa menjadi barometer kualitas buku yang kita pegang.

Pengetahuan tentang siapa yang menerbitkan buku kiranya juga bermanfaat, walaupun bisa jadi sangat menipu. Penerbit besar bukan berarti menerbitkan karya-karya besar, malah biasanya standar baku penerbit besar adalah karya-karya yang laku di pasaran, akibatnya karya-karya yang mereka terbitkan adalah karya yang ngepop, yang lagi booming, dan pastinya gampang basi.

Mulailah memetakan penerbit buku, mana yang benar-benar memiliki idealisme untuk menerbitkan buku-buku bermutu, atau paling nggak penerbit yang sadar konsep, memiliki standar jelas, sisi unik, terhadap buku yang mereka terbitkan.

Tapi kembali lagi ke awal, semua tergantung selera. Untuk ranah fiksi, beberapa anak muda suka membaca novel teenlit, dan wanita metropolis suka membaca novel chicklit. Kini telah muncul juga genre kidlit untuk anak-anak, juga cinelit dari film-film.

Perlu diingat bahwa pembagian genre bukanlah suatu pembagian kelas atau kasta dalam bacaan, tapi lebih ke arah segmentasi pembaca, baik dari segi usia, intelektual, maupun sekadar dorongan mood membaca. Tujuannya murni untuk kepentingan pembaca, yaitu memudahkannya menemukan jenis bacaan yang diinginkan.

Oh ya, biasakan juga membaca beragam tema dan topik. Jangan terkungkung oleh satu jenis tema favorit yang akhirnya tidak menambah wawasan. Ragam bacaan bakal bikin seseorang lebih fasih meragami khasanah buku.

Nah, sudah siap? Yuk, mulai hunting buku!

Iklan

2 thoughts on “Sebelum Kamu Hunting Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s