Bagaimana Membuat Judul

Aku nggak terkejut pas judul novelku, Kirey, diganti oleh penerbit jadi Rahasia Sunyi. Entahlah. Mungkin judul satu kata dianggap nggak terlalu punya daya pikat, kecuali kalau penulisnya setenar Stephen King (lihat aja beberapa judul novelnya: Carrie, Cujo, It, dll). Mungkin juga judul “Kirey” kurang mencerminkan aura novel. Mungkin juga, seperti kata seorang teman yang kebetulan editor freelance untuk penerbit-penerbit lain, “Ganti dong judulnya. Kirey tuh, Brahm, mengingatkanku pada penyanyi one-hit wonder era 1990-an.” Hehehe…. By the way, aku merasa, Rahasia Sunyi emang terdengar lebih misterius saat diucapkan, dibanding dengan Kirey aja. Lebih mencerminkan pesan-pesan dalam novelku. Memang, nggak pernah ada patokan baku dalam membuat judul karya (populer). Mau satu kata, mau 10 kata, terserah penulis dan penerbitnya. Asal mudah diingat dan menggambarkan isinya, sebenarnya apa aja bolehlah. Tapi, selalu ada pertimbangan marketing. Biasanya demi kepentingan penjualan, judul buku dibuat semenonjol mungkin. Supaya eye catching dan calon pembeli seperti terhipnotis untuk segera mencabutnya dari rak di toko buku. Nah, untuk pertimbangan marketing, biasanya judul buku “harus” dirombak jadi begini:

  1. Langsung to the point ke manfaat buku (terutama bila buku atau filmmu nonfiksi). Misalnya, 7 Jam Saja Mencari Uang via WordPress.
  2. Mengandung kata “cinta”, “cerdas”, “mudah”, “rahasia” dan sinonimnya biasanya lebih disukai pembaca. Misalnya, Ayat-ayat Cinta.
  3. Kejenakaan juga bisa membuat orang bersimpati. Misalnya, Suster Keramas.
  4. Kontroversial, nyeleneh, aneh. Tapi kalau (setelah dibeli) isinya ternyata nggak sesuai harapan, pembaca bisa kapok. Aku aja kecele baca Strategi Membeli Banyak Properti tanpa Uang Tanpa KPR, hahaha….

Emang, nggak semua orang bisa “ditarik” dengan trik-trik di atas. Masing-masing trik ada segmennya sendiri. Aku, misalnya, nggak bakal tergiur dengan trik nomor 2-4. Kamu? Bisa aja yang #1 malah nggak menarik bagimu. Semua konsumen punya kelemahan dan kekuatannya. Apapun, judul adalah sesuatu yang pertama dibaca orang. Inilah cinta pada pandangan pertama mereka di samping kover. Maka ayo, perhatikan lagi judul naskahmu. Udah puaskah?

Iklan

5 thoughts on “Bagaimana Membuat Judul

  1. Ping-balik: Selfediting Checklist | WARUNG FIKSI

  2. Ping-balik: SOP buat Pengisi Konten dari Kalangan Bukan Penulis | Warung Fiksi ®

  3. Ping-balik: Sebelum Kamu Hunting Buku | Warung Fiksi ®

  4. Ping-balik: 5 Langkah Memperbaiki Kualitas Artikel Blog | Warung Fiksi ®

  5. Ping-balik: Mengirim Naskah yang Sama ke Beberapa Media Sekaligus | Warung Fiksi ®

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s