Hanya Ada Satu Kata: Lakukan!

Ini cuma anjuran sederhana dariku. Mari kita stop bicara, stop menunda, dan mulai melakukan! Dalam hal ini: menulis. Aku sendiri punya beberapa tanggungan tulisan lantaran kemalasanku dalam “melakukan”. Salah satunya catatan perjalananku ke Jerman. Tertunda setahun tuh! Untungnya, sekarang hampir selesai jadi serial tulisan yang lumayan panjang. Fiuhh! Berhasil memotivasi diri sendiri itu sesuatu banget ya. Inilah yang kita sebut internal motivation.

Kebalikannya adalah motivasi dari luar (external motivation), maksudnya dari orang lain atau sesuatu di luar diri kita. Tapi, aku kurang percaya sih efektivitas external motivation ini. Makanya aku udah lama berhenti baca buku-buku motivasi, baik di bidang penulisan, bisnis, termasuk novel-novel yang katanya pembangun jiwa, pencerah hati, de el el.

Emang, membaca buku-buku semacam itu membuat dada ini menghangat, lalu semangat berkobar. Sayangnya, itu biasanya nggak lama. Kayak minuman berkarbonasi yang berbusa di awal-awal aja. Solusi supaya dada tetap bergemuruh, ya kita mestinya terus-terusan baca buku sejenis itu. Kalau perlu, setiap hari!

Tapi, aku terus mikir, “Kalau waktuku abis untuk baca buku-buku macam itu, kapan waktuku untuk action?” Lagian, orang bijak kan bilang, “Kamu nggak mungkin bisa renang dengan membaca sebanyak apapun buku tentang cara berenang!” Jelas-jelas hil yang mustahal untuk menjadi ahli hanya dengan baca buku atau ikut pelatihan.

Jadi, lakukan saja, kawan! Kamu ingin jadi penulis? Biasakan menulis. Lakukan saja. Lupakan dulu pelatihan-pelatihan menulis atau buku-buku tentang penulisan. Menulis sajalah! Itu cara yang gratis dan justru paling efektif.

Nemu masalah? Misalnya, kena writer’s block, baru cari bukunya, atau seminarnya, atau lebih murah lagi: cari artikelnya di internet. Lalu, praktikkan apa yang kamu dapat dan mulailah menulis lagi.

Ada masalah lagi? Misalnya kamu merasa tulisanmu kurang lucu, padahal ini naskah komedi. Berhentilah menulis sebentar. Browsing-lah soal kiat-kiat membuat naskah yang lucu. Lalu, lakukan apa yang barusan kamu baca. Begitu seterusnya.

Intinya, lakukan action! Ini sekadar saran daripada buang-buang duit dan waktu sekadar untuk memperoleh motivasi. Kalau sejak awal niatmu memang jadi penulis, kamu nggak perlu orang lain buat memotivasimu dong. Percayalah, motivasi dari dalam dirimu selalu jauh lebih kuat dari motivasi yang disuntikkan orang lain. Bahkan para motivator kondang pun meyakini ini.

Nah, gimana kalau suatu saat ada seminar penulisan yang temanya sangat menarik dan langka? Ya, daftarlah! Tapi yang terpenting, sekali lagi, lakukan apa yang sudah kamu dapat dari seminar itu. Jangan mau sekadar menjadi kolektor materi dan sertifikat seminar. Kelakuan begituan itu so yesterday, my friends

Maka hanya ada satu kata: lakukan!

Bukan, ini bukan twist dari puisi sohor Wiji Thukul yang berjudul “Peringatan” (1986) itu. Ini hanyalah sebuah saran sederhana.

Iklan

2 thoughts on “Hanya Ada Satu Kata: Lakukan!

  1. Ping-balik: 5 Langkah Memperbaiki Kualitas Artikel Blog | Warung Fiksi ®

  2. Ping-balik: Mengubah diri lebih mudah dari mengubah dunia | Warung Fiksi ®

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s