Inilah 5 Pilihan Setelah Menerima Surat Penolakan

Siapa sih yang nggak pernah ditolak? Aku bolak-balik. Tapi aku fine-fine aja tuh. Dan kalau kondisi mentalku fine saat naskah ditolak, maka saat naskahku diterima, tentu aku menjadi superfine! Makanya, santai saja, brosist! Dunia takkan kiamat hanya gara-gara kamu sering ditolak. Karena ada setidaknya lima pilihan kalau naskahmu jelas-jelas ditolak:

  1. Perbaiki sesuai masukan sang penolak. Camkan dalam benak, “Ini berarti aku berpeluang memperbaiki naskah ini sebelum jadi tontonan/bacaan publik.” Ya, tetap bersyukurlah kalau naskahmu ditolak. Sebab, penolakan artinya kesempatan untuk memoles dan mempertajam cerita.
  2. Kirim ke media, penerbit atau PH lain. Atau, kirim lagi ke tempat yang sama setelah kamu revisi, jika itu yang mereka mau.
  3. Tulis ulang, gabungkan dengan ide baru yang lebih keren bila memungkinkan.
  4. Simpan di komputer. Kirimkan lagi kalau kamu sudah terkenal kelak. Hanya, pastikan nggak ada yang membaca atau mengopi naskah itu selama masa penantian.
  5. Terbitkan dan jual sendiri. Kalau bingung langkah-langkahnya, nggak ada salahnya menggunakan self publishing facilitator.

Sekarang, pilihlah apa tindakanmu ketika ditolak. Tentu bukan bunuh diri atau mengoceh galau di social media kan? Penulis cerdas nggak melakukan itu.

Iklan

One thought on “Inilah 5 Pilihan Setelah Menerima Surat Penolakan

  1. Ping-balik: Mau Kirim Karya ke Annida Online? Gampang, Sob… | Warung Fiksi ®

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s